Sabtu, 03 April 2010

Kenapa Babi Haram?

Tema desain : I don't eat this
Warna : biru
Harga : Rp 55.000,-
Tersedia dalam ukuran : XS,S,M,L,XL















Tema desain : I don't eat this (larangan makan babi)

Warna : pink

Harga : Rp 65.000,-

Tersedia dalam ukuran : XS,S,M,L,XL

Desain kaos anak Raff Clothing yang ini menjelaskan tentang larangan mengkonsumsi babi. Kita sebagai umat Islam tentu sudah teramat sering mendengar pernyataan yang mengatakan bahwa memakan daging babi itu tidak diperbolehkan karena daging babi itu haram. Kita, sebagai umat Islam tentu harus mematuhi aturan ini apapun alasannya.

Bukan hanya sekali, namun sampai 5 kali kata “babi” disebut di AL Quran dan semuanya berisi tentang larangan memakannya. Seperti salah satunya ini

“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang disembelih dengan menyebut nama selain Allãh…,” (QS al-Baqarah [2]: 173).

Sebenarnya kita sebagai umat Islam tanpa mengetahui alasannya pun harus tetap mematuhi peraturan ini, namun kita, manusia, dikaruniai akal pikiran yang cerdas dan ini mendorong umat muslim untuk meneliti lebih lanjut tentang mengapa babi diharamkan.

Menurut beberapa penelitian yang telah dilakukan, ada beberapa alasan kenapa babi diharamkan untuk dimakan, yang pertama adalah bahwa babi adalah inangnya berbagai macam parasit dan penyakit berbahaya, seperti anthrax, influenza dan rabies. Hal ini dikarenakan oleh kebiasaan babi yang sangat jorok dan kotor.

Alasan lainnya adalah karena system metabolisme babi yang hanya mengeluarkan 2% dari total asam urat yang seharusnya dibuang melalui urin. Sisanya masih tetap bersarang didalam tubuhnya. Hal ini tentu saja tidak menyehatkan.

Satu alasan terakhir kenapa babi diharamkan adalah karena babi tidak mempunyai leher, sehingga tidak bisa disembelih secara Islam. Jika Allah menghendaki agar babi dapat dikonsumsi, tentu saja si babi akan berleher seperti halnya kambing atau sapi.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar